Textual description of firstImageUrl

Tips Menggoreng Perkedel Agar Tidak Hancur


tips menggoreng perkedel agar tidak hancur
Tips Menggoreng Perkedel
Perkedel hancur dan berminyak? Ada tips agar Perkedel tidak hancur.  Perkedel adalah salah satu lauk andalan Ibu-ibu. Biasanya, Perkedel sebagai teman Sop, Nasi Uduk (lihat resep Nasi Uduk klik di sini, ataupun bersama masakan lainnya.  Namun, menggoreng Perkedel susah-susah gampang.  Terkadang Perkedel hancur dan berminyak. Berikut Tips menggoreng Perkedel agar tidak hancur.


Bahan membuat Perkedel :

  • 3 - 4 butir kentang berukuran besar
  • garam, lada, dan biji pala halus sesuai selera
  • bawang putih tumbuk (jika suka)
  • kornet atau daging giling (jika suka)
  • 1 butir telur (pisahkan kuning dan putihnya)
  • minyak untuk menggoreng

Tips Menggoreng Perkedel Agar Tidak Hancur:

  • Kentang, terkadang berbeda jenis untuk tiap musimnya.  Kadangkala, kentang mengandung air. Ketika mengupas kentang, rasakan daging kentang.  Jika terasa lembab/lembut dan ketika di potong tidak garing, maka kentang mengandung banyak air.  Untuk jenis kentang seperti ini, kurangi kadar airnya dengan cara : kentang di goreng (bukan di kukus) sebelum dihancurkan. Potong  Kentang dan goreng hingga agak kering. Pastikan menggoreng kentang agak kering sehingga gorengan kentang tidak bermandikan minyak. 
  • Untuk jenis kentang yang tidak terlalu lembab, kentang dapat di kukus agar Perkedel tidak terlalu berminyak. (Jika kentang terlalu besar, potonglah kentang menjadi 2 sebelum dikukus. Jangan lupa cuci bersih kulitnya).
  • Kornet, walau sudah tampak matang, tetaplah daging kaleng. Panaskan atau oseng Kornet di atas api kecil untuk mencegah bakteri dalam kornet.  Setelah matang dan sedikit kering, campurkan ke dalam adonan Perkedel.  Jika ingin menggunakan daging giling, daging dapat di rebus hingga matang (tiriskan airnya), atau di oseng dengan api kecil hingga matang.  Pastikan daging giling matang sempurna. Pada saat merebus atau memasak daging giling, jangan lupa tambahkan garam sehingga daging giling sedikit ada rasanya (namun jangan sampai terlalu asin).
  • Jika adonan Perkedel tampak sangat basah atau terlalu lembek, dapat di tambahkan 1 sendok makan terigu/susu bubuk/keju parut, untuk menambah volume kentang. 
  • Jika adonan Perkedel terlalu basah, tidak perlu menambahkan kuning telur.  Namun jika sebaliknya/adonan terlalu kering, tambahkan kuning telur (saja).
  • Cicipi Perkedel sebelum di bulatkan. Tambahkan bumbu sesuai selera (Garam/Lada/Pala).
  • Bulatkan Perkedel dan taruh di lemari pendingin/kulkas selama 1-2 jam sebelum di goreng.
  • Sebelum di goreng, lumuri Perkedel dengan Putih telur (saja).  Putih telur membuat lapisan Perkedel menjadi kaku dan tidak mudah hancur dibandingkan kuning telur.
  • Goreng Perkedel dengan minyak yang PANAS. Sehingga, pada saat menggoreng Perkedel, Perkedel hanya "numpang lewat" dan di perlukan hanya 1 kali membalik Perkedel. Jika biasanya kebanyakan orang menggoreng Perkedel dengan minyak yang penuh/banyak, Saya hanya minyak sedikit/setengah badan Perkedel. Sehingga Perkedel tidak terendam yang mengakibatkan hancur/berminyak. Jangan biarkan Perkedel berlama-lama di dalam penggorengan/mandi minyak.  Sekali lagi, minyak yang panas adalah kunci menggoreng Perkedel agar tidak hancur.  Jangan mengaduk-aduk Perkedel berkali-kali.  Jika tidak, Perkedel akan hancur.  
Selamat menikmati Perkedel!

Lihat Tips Memasak Lainnya :
Tips Agar Kue Tidak Bantat,
Tips Membuat Salmon Panggang Lezat


Lihat Aneka Resep Berikutnya : Rolade Daging Halus dan Padat,

Copyright of Winda Tanu
Klik Label "Tips Memasak" atau "Aneka Lauk" di bawah untuk resep lainnya

No comments:

Post a Comment

Pictures and Contents in this Blog are copyright of Winda Tanu. No Copies are allowed w/o permission.
Dilarang mengkopi atau mencuri konten dari Blog ini tanpa seijin Winda Tanu atau akan kami tindak lanjuti.